Trending

MENTAWAI TANCAP GAS! BUPATI CUP JADI LINTASAN MENUJU QS6000 INTERNASIONAL 2026


LIPUTANONE.CO.ID. Mentawai – Mentawai tak lagi sekadar jadi spot surga peselancar dunia. Kini, daerah ini tancap gas menyiapkan diri naik kelas melalui *Mentawai Surfing Competition Bupati Cup 2026*, yang menjadi pintu gerbang menuju event internasional *QS6000 Mentawai Pro*. Selasa  19/05/2026

Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk, menegaskan bahwa Mentawai harus berani mengambil lompatan besar di sektor pariwisata. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet PSOI Mentawai dari empat pulau besar yang telah berpartisipasi dalam ajang Bupati Cup yang diselenggarakan Disparpora Mentawai bekerja sama dengan Persatuan Surfing Ombak Indonesia [PSOI] Mentawai.

"Kalau kita mau berharap banyak, kita mulai dari sekarang. Event internasional ini butuh anggaran maksimal, tidak boleh main-main. Potensi pariwisata kita sangat bagus, dan kita punya target luar biasa untuk 5 tahun ke depan," tegas Jakop saat membuka acara di Tuapeijat.

Menurutnya, Bupati Cup bukan sekadar kompetisi lokal. Ajang ini menjadi uji coba sekaligus sarana pembenahan fasilitas dan manajemen event agar Mentawai benar-benar siap menyambut dunia.

"Kita harus hadir, menyaksikan langsung, dan memberi semangat kepada adik-adik peserta. Dari sini kita tahu apa yang kurang, apa yang harus diperbaiki sebelum naik ke panggung QS6000," ujarnya.

*Hadiah Tiket Gratis ke QS6000*

Dinas Pariwisata Mentawai memberikan insentif nyata bagi atlet lokal. Kepala Dinas Pariwisata, Aban Barnabas, memastikan bahwa dari 40 peserta, juara 1 hingga harapan 3 putra, serta 4 terbaik putri di Bupati Cup, akan mendapat tiket gratis untuk berlaga di QS6000 Mentawai Pro pada 9-16 Agustus 2026.

"Mereka tidak perlu daftar lagi, tidak perlu bayar. Kita yang akan langsung ajak mereka naik panggung internasional," kata Aban.

*Perkuat Kolaborasi dengan Rider Lokal*

Aban juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan organisasi rider lokal seperti Ottai Mentawai untuk menjaring atlet terbaik. 

"Rider Mentawai banyak, levelnya beragam. Melalui organisasi mereka, kita pilih yang terbaik untuk diadu di kompetisi profesional. Ini media pembuktian bagi anak-anak Mentawai," tutupnya.

Dukungan penuh datang dari berbagai mitra, mulai dari Bank Nagari, Bank BRI, Bank BNI, PLN, hingga PSOI Mentawai. Hal ini menandakan keseriusan Mentawai menjadikan surfing sebagai motor penggerak ekonomi dan pariwisata daerah",tutupnya mengakhiri.(Robi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak