Postingan

Menampilkan postingan dengan label KESBANGPOL

Santun, Satpol PP Aceh Barat Tertibkan PKL di Sepanjang Jalan Daud Dariyah

Gambar
ACEH BARAT– LIPUTANONE | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat melakukan penertiban terhadap sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Daud Dariyah,  Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Selasa 13/1/26. Penertiban tersebut dilakukan saat Satpol PP Aceh Barat melaksanakan patroli rutin pengawasan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sejumlah PKL yang menggunakan bahu jalan dan trotoar untuk berjualan, sehingga mengganggu arus lalu lintas serta kenyamanan pengguna jalan. Dari pantauan LIPUTANONE, kinerja personel Satpol PP Aceh Barat saat menertibkan para pedagang terlihat santun dan sopan, serta tidak menunjukkan sikap arogan sedikit pun. Penertiban dilakukan secara persuasif dan humanis, berbeda dengan sejumlah daerah lain di Indonesia yang kerap menuai sorotan publik akibat tindakan represif dalam penegakan ketertiban. Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Kabid Trantib) Satpol PP A...

LANA Desak Mabes Polri Copot Oknum Perwira Polres Nagan Raya Diduga Otak di Balik Pelaku Tambang Ilegal

Gambar
BANDA ACEH – LIPUTANONE  | Aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi secara masif di kawasan Ule Jalan, Betong, dan Gunong Kong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dinilai telah berubah menjadi bom waktu bencana ekologis yang setiap saat dapat meledak dan menimbulkan bencana besar bagi  masyarakat.   IIronisnya, praktik ilegal yang terang-terangan melanggar hukum tersebut hingga kini seolah dibiarkan hidup dan tumbuh subur tanpa sentuhan hukum, Senin 12/1/26 Lembaga Aspirasi Nasional Aceh (LANA) secara tegas menilai kondisi ini sebagai potret gagalnya penegakan hukum di Nagan Raya.  Bahkan, LANA menduga kuat adanya perlindungan sistematis dari oknum aparat penegak hukum, termasuk dugaan keterlibatan seorang oknum perwira menengah berpangkat AKBP yang disebut-sebut menjadi otak di balik berlangsungnya aktivitas tambang emas ilegal tersebut. " Ini bukan lagi sekadar pembiaran. Tambang emas ilegal di Nagan Raya adalah bom waktu yang sengaja dibiarkan berdetak. Jik...

BANJIR ACEH BARAT, 9.467 KEPALA KELUARGA TERDAMPAK BPBD SIAGA DI MASA TANGGAP DARURAT

Gambar
ACEH BARAT - LIPUTANONE | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir sejak Rabu, 26 November 2025, setelah hujan deras berkepanjangan disertai angin kencang menyebabkan meningkatnya debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla dan Krueng Meureubo. Selasa, 2/12/25. Penetapan status tersebut tertuang dalam SK Bupati Aceh Barat Nomor 695 Tahun 2025 tentang Status Darurat Bencana Banjir dan SK Nomor 696 Tahun 2025 tentang Pembentukan Posko Komando Darurat Bencana Banjir. Hingga Senin, 1 Desember 2025 pukul 20.00 WIB, BPBD melalui Pusdalops PB terus memperbarui data perkembangan kondisi di lapangan. Banjir besar yang terjadi sejak 26 November 2025 tersebut melanda 10 kecamatan dan 121 gampong, dengan total terdampak mencapai 9.467 KK atau 30.884 jiwa. Sebaran Korban Terdampak : Johan Pahlawan: 1.179 KK / 4.315 jiwa Meureubo: 1.097 KK / 3.614 jiwa Sungai Mas: 453 KK / 2.363 jiwa Arongan Lambalek: 1.601 KK / 4.649 ...