PADANG | KAI Divre II Sumbar kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga integritas dan profesionalisme sumber daya manusia di sektor transportasi publik. Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, perusahaan pelat merah ini menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan kegiatan random check dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 di Stasiun Padang tersebut menjadi langkah nyata untuk memastikan seluruh insan KAI Divre II Sumatera Barat berada dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkotika. Random check ini menyasar berbagai unit kerja yang memiliki peran strategis dalam operasional kereta api.
Sejumlah pegawai yang mengikuti pemeriksaan di antaranya masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), petugas keamanan, petugas boarding, serta berbagai personel operasional lainnya yang berada di garis terdepan pelayanan transportasi kereta api. Kehadiran mereka dalam kegiatan ini menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam menjaga standar keselamatan perjalanan kereta api.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Hal ini juga menjadi bentuk kesiapan menghadapi lonjakan aktivitas transportasi pada masa Angkutan Lebaran.
Menurut Reza Shahab, sinergi antara KAI dan BNN Provinsi Sumatera Barat menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh personel yang terlibat dalam operasional kereta api memiliki kondisi fisik dan mental yang optimal. Terlebih, sektor transportasi publik memiliki tingkat risiko tinggi sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang benar-benar siap menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa program P4GN tidak sekadar menjadi kewajiban formal, tetapi merupakan upaya preventif yang terus dijalankan secara berkelanjutan oleh KAI. Tujuannya adalah menciptakan budaya kerja yang menjunjung tinggi keselamatan, integritas, serta tanggung jawab profesi.
“P4GN bukan hanya kewajiban normatif, tetapi langkah preventif untuk memastikan seluruh insan KAI berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas secara profesional. Sinergi dengan BNN menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjaga keselamatan operasional serta kepercayaan masyarakat,” ujar Reza Shahab.
Dalam kegiatan tersebut, BNN Provinsi Sumatera Barat melakukan pemeriksaan urine secara acak kepada para peserta yang hadir. Tes ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan integritas sumber daya manusia di lingkungan KAI Divre II Sumatera Barat.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh pegawai yang mengikuti random check dinyatakan negatif atau bebas dari penyalahgunaan narkotika. Hasil ini menjadi indikator bahwa lingkungan kerja KAI Divre II Sumbar tetap terjaga dari pengaruh narkoba, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga profesionalisme pelayanan publik.
Bagi KAI Divre II Sumatera Barat, langkah preventif seperti ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan dapat dipercaya masyarakat. Terutama menjelang masa Angkutan Lebaran, di mana intensitas operasional meningkat dan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api menjadi hal yang sangat penting.
Reza Shahab menegaskan bahwa KAI tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang sehat, produktif, dan berintegritas. Dengan sumber daya manusia yang bersih dari narkoba, KAI Divre II Sumbar optimistis mampu menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Catatan Redaksi: Kegiatan P4GN yang dilakukan KAI Divre II Sumbar bersama BNN Provinsi Sumatera Barat menjadi langkah preventif penting dalam menjaga keselamatan transportasi publik. Upaya ini menunjukkan bahwa profesionalisme dan integritas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna kereta api.
TIM RMO