Liputanone.co.id,|Naga Juang - Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Naga Juang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.
Kepastian itu disampaikan Saipullah saat meninjau lahan sawah seluas 17 hektare itu pada Senin, 27 April 2026. Bupati hadir didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Akhmad Faizal, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukhsin Nasution, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi.
"Kami nanti lihat supaya hari Jumat mereka bisa kerja. Tadi kendalanya katanya memang karena alatnya, alat beratnya mereka gunakan itu harus rolling dari tempat lain," kata Saipullah usai peninjauan.
Pengerukan ini, sebut Saipullah, tidak hanya fokus pada lahan pertanian tapi juga sungai yang menjadi sumber pengairan sawah. Dua pekerjaan tersebut juga sudah dimasukkan dalam program optimalisasi lahan (Oplah) yang dijalankan oleh TNI.
"Harapannya, teman-teman dari TNI dan mitranya bisa mengerjakan ini dengan cepat supaya saudara-saudara kita ini bulan depan sudah bisa mulai bertani lagi," sebut dia.
Di sisi lain, bupati mengungkapkan kehadirannya dan rombongan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang disampaikan lewat berita di media beberapa hari lalu. "Maka hari ini, kami langsung melihat ke lapangan untuk meyakinkan program dari pemerintah pusat kapan dilaksanakan," ungkap Saipullah.
Terkait bantuan terdampak bencana yang belum sekalipun diterima petani di kawasan ini, Saipullah mengaku segera mengecek ketersediaan di kementerian maupun OPD yang membidangi. "Namun demikian, kemarin itu yang diutamakan masyarakat yang terendam rumahnya," ungkap dia.
Bupati menekankan, Pemkab Madina telah mengusulkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana, termasuk para petani di Desa Sayurmatua. "Sudah diusulkan sama Kadis Sosial, berapa KK yang terkena lahannya yang belum bisa digunakan untuk persawahan maupun perkebunan," pungkas Bupati Saipullah.
Benny Fatahillah Lubis
