Liputanone,Co.id.Padang – Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia Sumatera Barat terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi XVI Sumbar 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggelar Penataran Pelatih dan Wasit-Juri.
Kegiatan tersebut berlangsung di UNP Hotel & Convention, Kota Padang, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Sebanyak 40 peserta mengikuti penataran ini, yang terdiri dari 22 orang calon wasit-juri dan 18 orang calon pelatih dari berbagai daerah di Sumbar.
Sekretaris Umum Pengprov KBI Sumbar, Firman Syafei, mengatakan penataran ini merupakan bagian penting dalam menyukseskan Porprov XVI Sumbar yang akan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 mendatang.
"Melalui penataran ini kami ingin melahirkan pelatih yang mampu meningkatkan kualitas atlet secara terukur. Sekaligus mencetak wasit dan juri yang profesional, berintegritas, dan memahami aturan pertandingan dengan baik," ujar Firman, Sabtu 2 Agustus 2026.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mengangkat prestasi Kickboxing Sumbar. Dengan adanya pelatih bersertifikat dan wasit yang paham aturan, pembinaan atlet di daerah akan berjalan lebih terstruktur dan adil saat kompetisi.
Master Zuli Silawanto selaku pemateri utama dalam penataran tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para peserta.
"Atmosfer pembelajaran yang ditunjukkan peserta dari Sumatera Barat ini termasuk salah satu yang terbaik. Mereka sangat antusias, kritis, dan haus ilmu. Ini modal besar bagi kemajuan Kickboxing di Sumbar," ungkapnya.
Master Zuli juga menekankan pentingnya peran pelatih dan wasit sebagai garda terdepan dalam pembinaan. Pelatih harus mampu mencetak atlet berprestasi, sementara wasit harus bisa menegakkan aturan secara tegas dan netral.
Kegiatan ini juga diikuti perwakilan dari KBI Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ketua KBI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Arif Rahmad Daut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mentawai atas dukungan penuh terhadap keberangkatan peserta.
"Ini penataran perdana yang kami ikuti setelah menakhodai Kickboxing Mentawai. Harapan kami, Kickboxing di Mentawai terus berjalan dan berkembang agar lahir atlet-atlet terbaik putra-putri Mentawai yang bisa mengharumkan nama daerah di Porprov," kata Arif.
Ia menambahkan, dengan adanya pelatih dan wasit yang baru mendapatkan ilmu dari penataran ini, proses pembinaan di Mentawai diharapkan semakin maksimal. Targetnya, KBI Mentawai dapat mengirimkan atlet untuk berlaga di Porprov XVI Sumbar 2026.
Penataran ini ditutup dengan ujian materi dan praktik bagi seluruh peserta. Para peserta yang lulus nantinya akan mendapatkan sertifikat resmi dari Pengprov KBI Sumbar sebagai pelatih dan wasit-juri yang berhak bertugas di berbagai event resmi, termasuk Porprov. (ROBI)




