MEULABOH- LIPUTANONE | Majelis Aneuk Beut Aceh Barat (MABAB) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-IV dalam rangka pemilihan Ketua Umum MABAB periode 2026–2028.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan demokratis dengan diikuti seluruh pengurus cabang dari 12 kecamatan se-Kabupaten Aceh Barat.
MUBES yang digelar sebagai forum tertinggi organisasi ini bertujuan untuk menentukan arah kepemimpinan MABAB ke depan.
Proses pencalonan Ketua Umum dilakukan secara terbuka dan transparan, di mana setiap perwakilan Pengurus Cabang (PC) MABAB yang hadir memiliki hak untuk memilih dan dipilih.
Sebelum pemungutan suara dimulai, Tgk. Mahlil Haitami, selaku pendiri MABAB, menyampaikan Khutbah Iftitah yang menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan, baik di kalangan santri maupun antarstruktur kepengurusan di tingkat kabupaten dan kecamatan.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tgk. Mahrizani, Ketua Umum periode sebelumnya, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan roda organisasi hingga saat ini.
Ketua Panitia sekaligus Presidium MUBES, Tgk. Zainal Abidin, menyatakan bahwa pemilihan Ketua Umum MABAB bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter santri.
" Pemilihan Ketua MABAB ini tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga menjadi sarana pendidikan kepemimpinan, tanggung jawab, serta penanaman nilai-nilai demokrasi bagi santri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program pembinaan santri untuk menumbuhkan semangat partisipasi aktif dan rasa tanggung jawab sejak dini.
Diketahui, Proses pemungutan suara berlangsung tertib, aman, dan terkoordinasi dengan baik. Seluruh perwakilan dari 12 kecamatan menggunakan hak pilihnya, sementara panitia memastikan seluruh tahapan berjalan jujur dan terbuka.
Sementara itu, Penasehat MABAB, Abah H. Mawardi Nyakman, memberikan apresiasi atas antusiasme dan kebersamaan seluruh peserta MUBES.
Ia berharap Ketua Umum terpilih mampu menjadi teladan serta melahirkan program-program yang bermanfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga masyarakat luas.
" Momentum seperti ini sangat penting dalam mendidik santri agar aktif dalam organisasi keagamaan dan sosial. Semoga kepemimpinan ke depan mampu membawa MABAB semakin maju,” tuturnya.
Ketua Panitia MUBES juga menegaskan bahwa suksesnya kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari panitia, penasehat, santri, hingga koordinator di setiap kecamatan. Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan kekuatan utama Majelis Aneuk Beut Aceh Barat.
Pemungutan suara ditutup dengan perhitungan suara yang disiarkan secara langsung agar dapat disaksikan seluruh peserta secara transparan. Adapun hasil rekapitulasi suara sebagai berikut:
Tgk. T. Farhan Amir: 28 suara., Tgk. Nasrullah Murni, S.Sos.: 20 suara., Tgk. Toni Budianto: 3 suara, Suara rusak: 1 suara.
Berdasarkan hasil tersebut, Tgk. T. Farhan Amir resmi terpilih sebagai Ketua Umum MABAB periode 2026–2028 dengan perolehan suara terbanyak.
Hasil ini langsung diumumkan secara resmi oleh panitia pemilihan usai rekapitulasi akhir.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum terpilih, Tgk. T. Farhan Amir dalam sambutannya, mengajak seluruh santri di Aceh Barat untuk bersama-sama membangun dan memajukan MABAB.
" Dalam memajukan MABAB ini tentu saya tidak mampu berjalan sendiri. Saya sangat mengharapkan kebersamaan seluruh santri Aceh Barat agar kita dapat membangun MABAB menjadi lebih baik ke depan,” ungkapnya.
Kegiatan MUBES Ke-IV MABAB kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Abah H. Mawardi Nyakman, selaku Ketua Dewan Penasehat MABAB sekaligus Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Darussunnah.
(Dedy Surya)
