MEULABOH – LIPUTANONE | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan bergerak cepat menyambangi kediaman keluarga Jasman dan Hetri di Desa Suak Sigadeng, jum'at, 30/1/26.
Kunjungan ini bertujuan untuk memvalidasi kondisi lapangan sekaligus menyalurkan bantuan Logistik (Sembako) kepada keluarga kurang mampu tersebut.
Camat Johan Pahlawan, Irwan, M.Si., didampingi perangkat desa setempat, menyerahkan langsung bantuan logistik berupa sembako yang bersumber dari Bupati Aceh Barat.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respon pemerintah terhadap informasi terkait kondisi ekonomi keluarga Jasman yang sempat menjadi perhatian publik.
Selain memberikan bantuan pangan, Camat Irwan menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pendampingan administratif agar keluarga Jasman dapat mengakses program bantuan Rumah Layak Huni (RLH).
Namun, ia menekankan pentingnya legalitas aset sebagai syarat mutlak.
" Kami memberikan bimbingan terkait persyaratan administrasi. Kendala saat ini adalah status tanah yang akan dibangun masih dalam proses musyawarah keluarga sehingga belum memiliki sertifikat resmi. Kami mendorong agar persoalan tanah ini segera tuntas, karena sertifikat adalah dokumen kunci bagi pemerintah untuk menyalurkan bantuan perumahan," jelas Camat Irwan.
Tantangan Data Desil Kemiskinan
Meski pendampingan terus dilakukan, keluarga Jasman menghadapi tantangan regulasi. Berdasarkan data Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial, keluarga tersebut berada pada kategori Desil 5. Sementara itu, prioritas program pembangunan rumah layak huni saat ini diutamakan bagi warga yang berada pada Desil 1 hingga 4 (kategori paling rentan).
Pemerintah kecamatan telah menyampaikan informasi ini secara transparan kepada pihak keluarga agar mekanisme penyaluran bantuan sosial yang berbasis skala prioritas dapat dipahami dengan baik.
Harapan Modal Usaha
Dalam pertemuan tersebut, Jasman turut menyampaikan aspirasi kepada pemerintah agar dapat dibantu pengadaan alat transportasi berupa becak motor guna mendukung mobilitas dan mata pencaharian sehari-hari.
Menanggapi permintaan tersebut, Camat Irwan menyatakan akan meneruskan usulan itu kepada pimpinan daerah.
" Permintaan alat transportasi ini akan kami sampaikan ke tingkat kabupaten untuk menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut dalam program pemberdayaan ekonomi," pungkasnya.
Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi warga kurang mampu dengan tetap mematuhi aturan dan kriteria yang berlaku.
(Dedy Surya)
