Pemerintah Gampong Sawang Teubee Gemakan Syiar Islam Melalui Festival Anak Sholeh

ACEH BARAT - LIPUTANONE |  Pemerintah Gampong Sawang Teubee menggelar Festival Anak Sholeh & Sholehah antar TPA yang dilaksanakan di masjid baitul Rahman gampong Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama empat malam ini diikuti sekitar 100 peserta putra dan putri dari tingkat TK, SD hingga SMP., Selasa, 3/2/26.

Geuchik Gampong Sawang Teubee, Mahyuddin, mengatakan festival tersebut bertujuan membina karakter dan akhlak generasi muda melalui kegiatan keagamaan sejak usia dini.

Menurutnya, ajang ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga.

Lebih lanjut, Keuchik Mahyuddin menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan moral generasi gampong. 

Ia menilai pembinaan anak melalui TPA harus mendapat perhatian serius agar mereka tumbuh dengan dasar akidah dan akhlak yang kuat.

" Kami ingin anak-anak Sawang Teubee tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam agama. Festival ini menjadi langkah kecil untuk membangun generasi yang shaleh dan shalehah yang kelak bisa membanggakan orang tua dan gampong,” tegasnya.

Mahyuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan positif bagi anak-anak, sehingga lingkungan desa tetap menjadi ruang yang aman, religius, dan mendidik.

Sementara, Ketua panitia penyelenggara, Tgk. M. Yusuf, menjelaskan perlombaan yang digelar meliputi pidato keagamaan, hafalan ayat-ayat pendek, sembahyang berjamaah, praktik sembahyang mayit, azan, serta hafalan sifat 20. 

Seluruh cabang lomba dirancang sebagai media pembelajaran agar anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memahami praktik ibadah secara benar.

" Alhamdulillah antusias peserta sangat tinggi. Ini bukti perhatian orang tua terhadap pendidikan agama anak semakin kuat. Kami berharap festival ini menjadi agenda rutin gampong,” ujar Tgk. M. Yusuf.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan nonformal yang menanamkan nilai religius dan keberanian tampil di depan umum. 

Pemerintah gampong berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan cinta ajaran Islam, sekaligus  memperkuat peran keluarga terhadap Pembinaan karakter anak- sekaligus menanamkan sejak dini jiwa ketaqwaan kepada Allah SWT.



(Dedy Surya)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak