LIPUTANONE.CO.ID.Mentawai– warga Pantai Jati, Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai digegerkan dengan penemuan seekor lumba-lumba yang terdampar di bibir pantai, Jumat (8/5/2026) pagi.
Mamalia laut yang dilindungi itu ditemukan dalam kondisi lemah di area wisata Pantai Jati sekitar pukul 07.00 WIB. Warga dan wisatawan yang berada di lokasi langsung berupaya menolong dengan menyiramkan air ke tubuh lumba-lumba agar tetap basah sambil menunggu bantuan petugas.
“Benar, ada seekor lumba-lumba terdampar di Pantai Jati pagi ini. Kondisinya masih hidup tapi terlihat lemah. Kami sudah basahi badannya dan coba dorong ke tengah, tapi ombak balikkan lagi,” sebut salah satu warga Tuapeijat yang berada di lokasi.
Diduga Tersesat Akibat Cuaca Buruk
Penemuan lumba-lumba terdampar ini terjadi sehari setelah wilayah Mentawai diguyur hujan deras disertai angin kencang, Kamis (7/5/2026). Diduga kuat, cuaca ekstrem dan arus kuat menyebabkan mamalia cerdas itu tersesat hingga terbawa ke perairan dangkal Pantai Jati.
Lumba-lumba termasuk satwa dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Penanganannya tidak boleh sembarangan dan harus melibatkan petugas berwenang.
Jika masih bisa diselamatkan, lumba-lumba harus segera dilepasliarkan kembali ke laut dalam. Jika mati, bangkainya harus ditangani sesuai prosedur agar tidak menimbulkan penyakit dan pencemaran di area wisata.
Masyarakat diimbau tidak menyentuh, menyakiti, atau membawa pulang lumba-lumba terdampar. Laporkan segera ke BKSDA, Polair, atau pemerintah desa terdekat.(Robi)

