mentawai pertahankan wtp ke-7 kalinya. bupati rinto: ini bukti tata kelola keuangan makin akuntabel

Liputanone.co.id.padang– jumat, 28 mei 2026 – komitmen pemkab kepulauan mentawai dalam menjaga tata kelola keuangan daerah kembali terbukti. pemerintah kabupaten kepulauan mentawai resmi menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah lkpd tahun anggaran 2025 kepada badan pemeriksa keuangan bpk republik indonesia perwakilan provinsi sumatera barat.

lKPD diserahkan langsung bupati mentawai, Rinto Wardana, bersama ketua DPRD mentawai Ibrani sababalat, kepada kepala BPK perwakilan sumbar, sudarminto eko putra, di kantor BPK sumbar. penyerahan turut dihadiri Wakil bupati Jakop saguruk, Sekda martinus dahlan, kepala inspektorat Serieli bw, dan Kepala BKAD Rinaldi.

hasilnya, pemkab mentawai kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian wtp dari bpk ri atas lkpd 2025. dengan capaian ini, mentawai berhasil mempertahankan wtp selama empat kali berturut-turut sejak 2022. secara total ini opini wtp ke-7 kalinya sejak 2017.

capaian ini jadi bukti konsistensi pemkab mentawai di bawah kepemimpinan bupati rinto wardana dalam mengelola keuangan daerah secara transparan, tertib, dan akuntabel.

kepala bpk perwakilan sumbar sudarminto eko putra menyampaikan apresiasi atas upaya pemkab mentawai menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah hingga kembali meraih wtp.

namun beliau menegaskan, wtp bukan tujuan akhir. wtp adalah pijakan untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.

"pentingnya tindak lanjut atas seluruh rekomendasi yang tercantum dalam lhp bpk. setiap rekomendasi harus segera ditindaklanjuti pemda guna memperbaiki sistem pengendalian internal dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan," tuturnya.

"kami berharap seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti tepat waktu. sehingga kualitas tata kelola keuangan daerah semakin baik," tegasnya.

raihan wtp berulang ini jadi modal pemkab mentawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. keuangan daerah yang bersih dan akuntabel artinya anggaran lebih tepat sasaran untuk pembangunan, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur di pelosok mentawai,"tutupnya.(Robi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak