Liputanone.Co.Id.Mentawai- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali menorehkan langkah nyata. Bulan ini, melalui Bidang SMP yang dikomandoi Kabid Leniastria Sapalakai, Disdikbud Mentawai menggandeng Yayasan Pendidikan Adi Hulung menggelar pelatihan intensif bagi guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Kepulauan Mentawai, negeri maupun swasta.
Kegiatan ini buah dari komitmen Bupati, Rinto Wardana. yang telah menandatangani MoU dengan Yayasan Pendidikan Adi Hulung. Yayasan ini kredibel, punya rekam jejak kerja sama langsung dengan Kementerian Pendidikan dan terbukti sukses upgrade kompetensi guru di banyak daerah.
Inovasi Disdikbud: Pembinaan Personal, Bukan Massal
Kabid SMP Leniastria Sapalakai menyebut, ini terobosan baru Disdikbud Mentawai. Kalau dulu pembinaan berbasis kelompok sering tidak merata, sekarang narasumber Yayasan Adi Hulung menyapa guru satu per satu.
"Guru dipanggil personal, lalu simulasi mengajar di kelas. Narasumber langsung bedah kompetensi tiap guru. Metode ini lebih menggali dan hasilnya pasti beda," jelas Kabid Leniastria Senin 22/6/2026.
Speaking dan Metode Belajar Cepat Tenses. Targetnya sederhana tapi berdampak besar: naikkan rasa percaya diri guru saat mengajar Bahasa Inggris. Karena guru percaya diri, siswa di pelosok Mentawai ikut merasakan dampaknya.
"Guru di pulau terluar cara ajarnya beda dengan di kota. Lewat pelatihan ini Disdikbud ingin pastikan semua guru SMP Mentawai punya kepercayaan diri maksimal. Guru berubah, cara mengajar berubah, murid jadi lebih semangat belajar," tambah Kabid Leniastria.
Nilai Plus: Sertifikat PPG 2027 & Komitmen Berkelanjutan
Setiap guru peserta dapat sertifikat resmi dari Yayasan Adi Hulung. Sertifikat ini bisa jadi penunjang syarat PPG untuk sertifikasi 2027. Para pemateri didatangkan langsung, porsinya lebih intensif dibanding narasumber B2PMP biasa.
Antusiasme guru luar biasa. Mereka berharap kegiatan ini berkelanjutan. "Jika dianggarkan Disdikbud Mentawai, kami siap lanjut kerja sama dengan Yayasan Adi Hulung. Materi tiap tahun pasti berbeda," ujarnya.
Untuk 2027, Disdikbud Mentawai sudah memasukkan program ini dalam rencana anggaran. Targetnya jelas: seluruh guru SMP Mentawai, dari Tuapejat hingga dusun paling pelosok, dapat pembinaan merata.
Disdikbud Buktikan: Mutu Pendidikan Dimulai dari Guru
Langkah Disdikbud Mentawai ini bukti nyata komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan. Di tengah keterbatasan fiskal, Disdikbud tetap prioritaskan SDM guru. Dengan dukungan MoU Bupati Rinto Wardana dan kolaborasi yayasan kredibel, Disdikbud Mentawai berhasil mencetak guru-guru SMP yang lebih berkelas, lebih percaya diri, dan siap antar siswa Mentawai go internasional.
Guru hebat lahir dari Disdikbud yang peduli. Mentawai Tangguh dimulai dari ruang kelas,"pungkasnya mengakhiri.(robi)



