Liputanone,Co.id.Mentawai – Menjelang tahun ajaran baru, Polres Kepulauan Mentawai hadir di tengah siswa melalui program Polri Peduli. Melalui Satuan Binmas, Polres menggelar sosialisasi "STOP Perundungan di Sekolah" di SDN 22 Tuapejat, Rabu 15/7/2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS. Tujuannya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Sosialisasi dipimpin langsung Plt. Kasat Binmas Polres Kepulauan Mentawai AKP Edi Yunasri, S.H., M.H., bersama personel Sat Binmas. Sebanyak 80 siswa baru dan dewan guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Langkah ini merupakan arahan dan atensi langsung dari Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla.
Di hadapan siswa, AKP Edi Yunasri menyampaikan materi dengan cara persuasif dan humanis. Ia menjelaskan bentuk-bentuk perundungan mulai dari fisik, verbal, hingga cyber bullying yang kini marak di kalangan anak.
"Sekolah itu rumah kedua adik-adik. Harus aman dan nyaman untuk belajar dan bermain. Polri hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi dan menjadi sahabat anak. Mari kita wujudkan Sekolah Ramah Anak yang bebas dari perundungan," ujar AKP Edi Yunasri.
Ia juga mengingatkan dampak buruk bullying. Korban bisa mengalami trauma, takut ke sekolah, hingga prestasi menurun. Karena itu pencegahan harus dimulai sejak bangku SD.
Kehadiran personel Polres disambut hangat pihak SDN 22 Tuapejat. Kepala sekolah dan para guru mengapresiasi kepedulian Polri yang turun langsung memberikan edukasi hukum dan moral kepada siswa di awal masuk sekolah.
"Terima kasih kepada Polres Mentawai. Dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak jadi lebih paham dan sekolah jadi lebih tenang," ujar salah satu guru.
Di akhir kegiatan, AKP Edi menyampaikan pesan Kapolres Mentawai kepada seluruh guru dan orang tua.
"Bapak Kapolres berpesan agar kita semua memperketat pengawasan terhadap anak. Tidak boleh ada toleransi untuk perundungan. Mari bersinergi lewat Sekolah Ramah Anak, agar anak-anak Mentawai tumbuh menjadi generasi emas yang berkarakter, cerdas, dan berakhlak mulia," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Mentawai berharap siswa semakin berani bersuara, saling menghargai, dan berani melapor jika melihat tindakan perundungan. (Robi/humas)



