LIPUTAN ONE

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "LIPUTAN ONE"

PT. HKI (Hamparan Kemilau Indah) Bangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menuai kontroversi warga

 


LIPUTANONE.CO.ID - PT HKI (Hamparan Kemilau Indah) mengadakan sosialisasi perekrutan tenaga kerja untuk dipekerjakan pada PKS (Pabrik Kelapa Sawit),namun hanya menerima 40 orang saja, sosialisasi tersebut dilaksanakan di ruangan sempit yang dihadiri hanya beberapa orang tokoh masyarakat,kamis (31/08/2023) di kantor Desa Balimbing Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


Pantauan awak media tampak hadir pada acara sosialisasi perekrutan tenaga kerja tersebut Kadis Tenaga kerja Pemkab Mandailing Natal  beserta rombongan, Pj Desa Balimbing, dan hanya beberapa orang masyarakat.


Pasca sosialisasi tersebut salah seorang warga yang turut hadir bertanya tanya,kenapa yang hadir hanya segelintir orang saja dari masyarakat dan aneh nya tenaga kerja yang hendak direkrut hanya 40 (Empat puluh) orang saja, dan waktu penerimaan sangat sempit dari tgl 01/09/2023 hingga tgl 08/09/2023.


Padahal disaat acara Sosialisasi Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT.HKI Selasa (27/06/2023) yang lalu, Pihak management PT. HKI Parlindungan Rangkuti bidang PC (Production Control) menanggapi keluhan warga dengan berjanji “pihak perusahaan akan merekrut pekerja 60 % dari warga Natal Sekitar dan Pemuda Setempat.namun kenyataan pada hari ini hanya menerima 40(Empat Puluh) orang saja dengan jangka waktu yang singkat. Dengan kata lain perusahaan ini diduga sudah tidak menepati janji nya saat sosialisasi pembangunan PKS dibulan 6(Enam) yang lalu, ucap warga yang tidak ingin di sebut namanya.


Lebih lanjut warga mengatakan,pelaksanaan pekerjaan pembangunan PKS PT HKI juga menimbulkan keresahan masyarakat yang melintas di sekitaran jalan lintas simpang Pembangunan PKS ,karena jalan tersebut telah mengakibatkan polusi udara, debu tebal di saat panas matahari dan bila musim penghujan jalan tersebut menjadi licin lebih kurang sepanjang 500 meter akibat adanya ketebalan lumpur akibat roda truk-truk yang mengangkut bahan material, hal ini harus diperhatikan serius pihak management jangan sampai ada timbul korban laka lantas bagi pemakai jalan yang melintas di daerah tersebut, harap warga. 


Hendri Syahputra

Posting Komentar

0 Komentar