LIPUTANONE.CO.ID - Atas peristiwa tersebut wanita yang diketahui Seleb Bigo ini harus menjalani perawatan di RS Putri Hijau Medan.Menurut keterangan korban, malam saat kejadian dirinya bersama dengan pelaku bernama Muhammad Faris sedang berjalan-jalan di seputaran Kota Medan.
"Saya awalnya jalan-jalan dari pukul 22.00 WIB, ya biasalah sama teman kan, dia (pelaku) memang sudah lama kenal, tapi enggak pernah ketemu lagi," kata Indah.
Ia mengatakan, setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan pelaku, belakangan tiba-tiba pelaku mencoba menghubungi dirinya dan mengajak untuk bertemu.
"Kan sudah lama memang kami nggak ketemu, jadi tiba-tiba dia (pel4ku) ini ngubungin aku, minta jemput ke Johor, adalah dua kali ketemu, yang ketiga kalinya ini kejadian," katanya.
Lalu, Indah mengatakan sekira pukul 24.00 WIB dirinya dan pelaku sempat makan di Jalan Bambu, Kota Medan, dan setelah itu melanjutkan lagi perjalanan ke arah Marelan.Saat di perjalanan, pel4ku yang mengemudikan mobil korb4n sempat menanyakan beberapa pertanyaan kepada korban.
"Dia (pelaku) nanya-nanya gitu ke aku, kan kebetulan aku pakai emas, dia nanya berapa harga emas yang ku pakai, terus nanya lagi dia apakah mobil ku ada GPS atau enggak," tuturnya.
Ia mengatakan bahwa, pelaku terus mengajak korban untuk jalan-jalan sampai-sampai korban sempat tertidur di dalam mobil karena sudah terlalu larut malam.
"Karena sudah malam kali saya sempat ketiduran di dalam mobil, saya ngajak pulang tapi dia (pel4ku) bilang sudah tanggung, dia masuk kerja jam 05.30 pagi, sambil menunggu itu katanya," ujarnya.
Indah menambahkan, sekitar pukul 02.30 WIN tiba-tiba pelaku memberhentikan mobil tersebut tepat di depan sekolah Darmawangsa.Pelaku beralasan ingin mengambil tisu di tasnya yang kebetulan diletak di bangku belakang mobil.Korban yang duduk di bangku depan tidak menyadari tenyata pelaku mengambil pisau dan langsung men!kam perutnya.
"Terkejut saya mencoba melawan, tapi dia (pelaku) kembali n!kam aku, sambil narik tas ku. Terus bergelut kami di mobil itu, aku berusaha buka pintu mobil lalu keluar sambil merampas pisau itu," ungkapnya.
Ia mengatakan, setelah berhasil keluar dari dalam mobil dia pun berteriak minta pertolongan kepada warga.Pelaku yang diduga panik, meminta maaf kepada korban dan meminta korban untuk masuk ke dalam mobil.Namun, ia mengaku tidak mau dan pelaku mencoba menabrak korban tetapi korban mengelak.
"Minta maaf dia (pelaku) ayo masuk katanya, nggak maulah aku kan, teriak-teriak di situ terus mau ditabrak nya aku, lalu dia lari bawa mobil sama handphone ku," katanya.
Indah menjelaskan, beruntung pada saat itu masih ada warga yang melintas di lokasi dan ia yang tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. 😢
"Setelah dari situ nggak sadar lagi aku, karena luka tus*kkan ada 10 lubang. Sudah buat laporan ke Polrestabes," ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus membenarkan kejadian tersebut.mobil milik Indah yang dibawa kabur pelaku kini sudah berhasil ditemukan polisi.Mobil tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.Pelaku juga telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Faris mengaku merasa kesal terhadap korban lantaran korban sering meminta uang kepada dirinya.Ia mengatakan, dalam dua kali pertemuan dengan korban, ia selalu memberikan uang.
"Tidak pacaran. Cuma teman dekat. Karena tiap jumpa memang ada janji ngasih dia uang. Kalau bertemu ada ku kasih Rp 1 juta dan 1,5 juta. Uangnya untuk keperluan pribadi dia," sebutnya.
Faris mengaku memberikan uang kepada Indah karena ingin membuat korban terkesan.
"Iya sudah diamankan, tadi ada datang orang Polrestabes ke sini ngasih tau. Pelakunya sudah ketangkap semalam, mobil ditemukan," kata Indah Khairani kepada tribun-medan.
"Mobil dapatnya nggak jauh dari tempat kejadian itu, ditinggal mobilnya kata polisi. 😪😪😪
#fyp #trending
