LIPUTANONE.CO.ID - Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sipora jaya, Kecamatan Sipora Utara, kepulauan Mentawai terus menunjukkan perkembangan positif yang di kerjakan pihak pelaksana.
Proyek ini menjadi bagian dari program nasional dalam rangka penguatan ekonomi desa yang saat ini tengah berjalan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Desa Sipora Jaya yang progres pembangunannya sudah mencapai di angka 40 persen.
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program prioritas nasional yang diluncurkan pada 2025 untuk memperkuat ekonomi akar rumput, memberdayakan UMKM, dan menyinergikan BUMDes dengan program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini berfokus pada kemandirian desa dan ekonomi kerakyatan.
Kepala Pelaksana Kopdes Mentawai, Benni Gulo menuturkan, poin penting terkait program KDMP ini untuk menghidupkan ekonomi lokal di pedesaan, memotong rantai distribusi yang rumit, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat ketahanan pangan.
Implementasi dari Koperasi Desa Merah Putih adalah program ini bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) di wilayah setempat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam proses pekerjaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sipora Jaya ini melibatkan Kodim 0319/Mentawai sebagai pengawas di lapangan. Sehingga pembangunan KDMP terawasi dengan baik.
Wakil Pelaksana Kopdes, Ande Nimen menyebut, pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sedang dalam tahap digeber secara masif di berbagai wilayah Indonesia, untuk di Mentawai masih satu gedung di selesaikan yakni KDMP Desa Sipora Jaya sebagai percontohan
"Pembangunan KDMP Desa Sipora Jaya ini sebagai percontohan, dimana lokasinya terletak di pusat kota dan sangat strategis, dimana progres pekerjaan saat ini sudah di angka 40 persen" sebut Ande Nimen kepada media, Jumat (20/2/2026).
Dia menyebut, program ini bagian dari percepatan ekonomi desa. Nah dalam progres pekerjaan pembangunan KDMP ini seluruh pembiayaan pembangunan gedung koperasi desa ini ditanggung sepenuhnya oleh PT Agrinas sebagai pihak pelaksana yang ditunjuk pemerintah pusat.
Lebih lanjut di sampaikan Ande Nimen, bahwa pembangunan gedung KDMP Desa Sipora Jaya ini di mulai sejak pertengahan Desember. Jadi ditargetkan penyelesainya sikitar bulan Maret 2026.
Dikatakan, pembangunan KDMP yang diserahkan kepada pihak pelaksana totalnya sebanyak 43 titik, namun ada beberapa lokasi di desa yang terkendala baik soal lahannya, posisi lokasi serta soal kepemilikan. Ini merupakan persyaratan pembangunan KDMP.
"Tahun 2026 ini kita upayakan untuk menyelesaikan sebanyak 43 titik lokasi pembangunan KDMP di kepulauan Mentawai sesuai dengan intruksi yang diperkirakan mulai pekerjaan maret 2026" sebut Nimen.
Dia menjelaskan, dalam pelaksnaan pembangunan KDMP di 43 desa di Mentawai tidak semuanya tersedia lokasi pembangunan, ini menjadi kendala, karena syarat pembangunan KDMP ini kalau dapat dipusat kota atau pusat Desa yang mudah dijangkau masyarakat.
"Lokasi KDMP ini tidak hanya struktur bangunannya saja yang di bangun juga ada lokasi parkiran, karena tempat ini akan menjadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat nantinya" ucap Nimen.
Dikatakan, rencana tahap pertama ini akan di bangun 20 titik KDMP di Mentawai yang akan di mulai Maret dan ditargetkan rampung di bulan Oktober 2026, sedangkan tahap kedua akan direncakan di mulai di Juni 2026.
Dalam upaya mengejar target pembangunan KDMP di wilayah Mentawai ini diharapkan dapat berjalan lancar, sehingga kehadiran KDMP disetiap desa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kita berharap semua desa sudah ada gedung KDMP, sehingga para pengurus koperasi dapat menjalankan tugasnya dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat termasuk PAD desa" tutupnya mengahkiri.
(Robi)
