BUKTI PEMERINTAH HADIR: BANJIR SIPORA SURUT DALAM 1X24 JAM, 152 KK TERDAMPAK TERIMA BANTUAN ATAS KOMANDO BUPATI MENTAWAI

 


LIPUTANONE.CO.ID.Mentawai– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali membuktikan komitmennya hadir di tengah rakyat. Di bawah komando langsung Bupati Kepulauan Mentawai, bencana banjir yang melanda Kecamatan Sipora Selatan dan Sipora Utara berhasil ditangani cepat dan tuntas.  


Hanya dalam waktu 1x24 jam sejak banjir merendam 7 dusun pada Jumat (8/5/2026), Kepala Pelaksana BPBD Sarman P. Simanungkalit, S.H., M.Ec.Dev melaporkan kepada Bupati bahwa air telah surut dan seluruh warga terdampak sudah menerima bantuan logistik, Sabtu (9/5/2026) pukul 10.00 WIB.  

*Bupati Mentawai: Utamakan Keselamatan Rakyat* 

Sejak laporan pertama banjir masuk, Bupati Kepulauan Mentawai langsung menginstruksikan BPBD, Dinsos, Camat, dan seluruh jajaran untuk bergerak cepat. Prinsip “keselamatan rakyat hukum tertinggi” benar-benar dijalankan Pemkab Mentawai.  

Hasilnya, 152 KK di 7 dusun yang terdampak berhasil ditangani tanpa korban jiwa. Dusun Sao Desa Bosua dengan 105 KK, Dusun Mara Desa Mara 32 KK, dan Dusun Amumunan Desa Bosua 15 KK menjadi prioritas utama penyaluran bantuan atas arahan Bupati.  

“Dari hasil Laporan Pemantauan, Penangananan dan kaji cepat tim TRC BPBD untuk situasi bencana banjir di 2 Kecamatan telah surut, situasi aman terkendali,” lapor Kalaksa BPBD Sarman P. Simanungkalit kepada Bupati Mentawai.  

*Kalaksa BPBD Jalankan Arahan Bupati: Evakuasi Malam Hari Berjalan Lancar*

Bukti kesigapan Pemkab Mentawai terlihat Jumat (8/5/2026) pukul 22.00 WIB. Saat debit air naik di Dusun Amumunan, Tim TRC BPBD yang diturunkan langsung atas perintah Bupati segera mengevakuasi 15 KK ke Aula Kantor Desa Bosua.  

Langkah cepat ini mencegah jatuhnya korban. Sabtu pagi, seluruh pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing dengan aman setelah air surut. Ini bukti manajemen bencana Pemkab Mentawai berjalan efektif.  

*Bantuan Mengalir Deras: Bupati Pastikan Tidak Ada Warga Kelaparan*

Atas instruksi Bupati, BPBD dan Dinsos/Tagana mengerahkan seluruh sumber daya. Bantuan logistik didistribusikan langsung ke rumah warga tanpa birokrasi berbelit.  

*Yang Disalurkan Pemkab Mentawai melalui BPBD:*

Untuk Dusun Mara 32 KK & Dusun Sao 105 KK: Ratusan kilogram beras, ratusan bungkus Indomie, teh, kopi, gula. Matras 200 buah, selimut 200 buah, serta paket lengkap peralatan pembersihan rumah: selang, linggis, gerobak, pengki, skop, sapu, cangkul, hingga tenda keluarga.  


*Yang Disalurkan Pemkab Mentawai melalui Dinsos/Tagana:*  

Untuk Dusun Tattanen, Amumunan, & Mongan Bosua: Makanan Siap Saji, Matras, dan Selimut.  

“Saat ini TIM TRC BPBD dan DINSOS/TAGANA masih berada di wilayah terdampak banjir untuk melakukan pendistribusian langsung ke warga terdampak,” tegas Kalaksa Sarman Simanungkalit, memastikan perintah Bupati dilaksanakan tuntas.  

*Sinergi Pemkab Mentawai: Bupati, BPBD, Dinsos, Camat, Desa, Warga* 

Keberhasilan penanganan banjir ini tidak lepas dari sinergi total yang dibangun Bupati Mentawai. BPBD sebagai leading sector, Dinsos/Tagana, Camat, Pemerintah Desa, hingga masyarakat bahu-membahu. Laporan penanganan pun langsung ditembuskan ke BPBD Provinsi Sumbar sebagai wujud transparansi Pemkab Mentawai. (Robi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak