Sejumlah keluarga pasien di Rumah Sakit Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping "MENGELUHKAN" pasokan air di rumah sakit tersebut mati dari pagi, Rabu (24/6) kemarin.

 

Pasaman-

Liputanone.co.id|Informasi yang berhasil dirangkum, pompa utama rumah sakit mengalami kerusakan parah, sehingga pasokan air ke ruangan-ruangan menjadi terhenti dari kemarin hingga hari ini, Kamis (25/6). 

Tak hanya itu, kamar mandi musholla rumah sakit juga tidak dialiri air, sehingga masyarakat dan keluarga pasien tidak bisa melaksanakan sholat disana. 

Menurut Iwan (47) salah satu keluarga pasien mengaku kesal karena tidak ada pemberitahuan resmi tentang matinya air dari pihak rumah sakit. 

"Air merupakan kebutuhan yang serius bagi kita pak. Bagaimana jika pasien hendak memerlukan air bersih untuk keperluannya selama di rawat di rumah sakit. Sementara pihak rumah sakit seakan tidak peduli dengan kondisi yang kami alami," kesalnya. 

Hal senada juga dikatakan keluarga pasien lain Ratna (68). Selaku keluarga pasien yang menunggui keluarganya yang sakit mengaku heran dengan tindakan rumah sakit yang dianggap lamban. 

"Apakah mereka para pejabat dirumah sakit ini terlalu sibuk, hingga mengabaikan keperluan pasien yang sakit. Jangan hanya tindakan medis saja yang diutamakan, kebutuhan pasien selama dirawat juga perlu diperhatikan termasuk air bersih ini," katanya. 

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, dr. Hamdi ketika dikonfirmasi tentang masalah tersebut hanya menjawab singkat bahwa dirinya masih cuti. 

"Masih cuti," Jawabnya singkat. Bahkan ketika ditanya siapa yang bisa dikonfirmasi tentang masalah tersebut, ia sepertinya bungkam dan tidak membalas kembali konfirmasi dari media. (RF)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak