LIPUTAN ONE

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "LIPUTAN ONE"

Tokoh Adat Solok Raya Ajak Masyarakat Sumbar Sukseskan Pilkada Serentak 2024

SOLOK | Tokoh Adat Solok Raya, H Muhammad Rusli Malin Maharajo Khatib Sulaiman mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) untuk turut andil sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024.

"Pilkada merupakan perayaan demokrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya untuk memilih pemimpin kepala daerah bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota serta gubernur-wakil gubernur," kata H Muhammad Rusli Malin Maharajo Khatib Sulaiman.

Menurut H Muhammad Rusli Malin Maharajo Khatib Sulaiman, melalui momentum ini masyarakat memiliki kesempatan secara langsung untuk memilih pemimpin daerah yang tentunya akan berdampak terhadap kebijakan dan pembangunan di Sumbar.

"Partisipasi tidak hanya dengan sekedar datang ke TPS pada hari pelaksanaan pemungutan suara, namun seluruh masyarakat harus turut aktif mengawal setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024 agar berjalan jujur adil tertib terbuka sesuai dengan harapan kita bersama," ucap dia.

H Muhammad Rusli Malin Maharajo Khatib Sulaiman  juga menghimbau kepada seluruh elit, tim pemenangan/sukses nantinya, simpatisan dan lainnya agar tidak menjadikan momentum Pilkada ini dengan mengiring opini/narasi yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan masyarakat yang saat ini sangat rukun dan damai.

"Partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Sumbar. Bersama kita awasi dan datang memilih pada 27 November 2024 mendatang. Tugas kita bersama menyukseskan Pilkada 2024 ini," ujar dia 

Selain itu, H Muhammad Rusli Malin Maharajo Khatib Sulaiman menegaskan. dalam kontentasi politik Pilkada jangan kedepan 'ego’, melainkan utamakan sifat persaudaraan, kerukunan, toleransi antar-agama, suku maupun golongan.

“Setiap kandidat calon kepala daerah harus dapat mengajak pendukungnya untuk tetap menjaga kamtibmas saat ini hasil rekapitulasi suara diumumkan KPU. Kampanye lah dengan narasi positif dan jangan saling menjatuhkan dengan kampanye negatif, provokatif (black campain) yang dapat merusak nilai-nilai perdamaian yang telah terbangun selama ini,” tukasny

Posting Komentar

0 Komentar