Liputanone, Co.id.Mentawai– Persoalan informasi yang beredar terkait dugaan perzinaan dengan inisial MD akhirnya diluruskan. Dayat, 37, dan Bayu, 22, membantah keras tuduhan yang menyudutkan mereka berdua sebagai pelaku zina. Keduanya menyebut narasi yang tayang di salah satu media tidak berimbang dan membalikkan fakta.
Dalam klarifikasinya, Dayat menjelaskan kronologi awal. Ia meminta nomor WhatsApp MD kepada Bayu, lalu terjadi komunikasi. MD yang mengajak jalan-jalan ke Mapadegat. Di lokasi wisata itu mereka makan, minum, dan karaoke. Sekitar pukul 23.00 WIB kegiatan berlanjut ke tempat hiburan di Simaobuk.
"Setelah dari Simaobuk, MD tidak mau diajak pulang sampai pukul 01.00 WIB. Sampai di Km 0 Tuapeijat MD sudah ditunggu adik-adiknya. Karena takut, MD mengajak saya naik ke atas mobil," ujar Dayat kepada media, Minggu 31/5/2026.
Dayat mengaku baru mengetahui status MD bersuami dan punya 3 anak saat perjalanan pulang dari Simaobuk. MD sendiri mengaku dari Siberut dan tidak punya keluarga serta suami. Setelah tahu faktanya, Dayat menurunkan MD di depan konter Oppo dan memberikan belanjaannya.
"Intinya saya tidak pernah melakukan hubungan suami istri dengan MD, hanya pergi jalan saja, itupun diajak oleh MD," tegas Dayat. Ia menyayangkan informasi yang beredar menyebut dirinya mengajak MD dan melecehkannya di Penginapan Kristin. "Informasi itu tidak benar, faktanya dibalik. Sepertinya saya yang dijadikan korban. Kita tidak tahu apa maksud mereka, apakah ada rencana pemerasan?" ucapnya. Dayat menyebut sempat diminta membayar denda, awalnya Rp25 juta lalu nego jadi Rp15 juta.
Senada, Bayu juga meluruskan informasi yang viral. Awal kenal MD dari nomor WhatsApp DK. Saat komunikasi, MD mengaku masih gadis dan tinggal di belakang Bank nagari
"MD mengajak saya hubungan intim, bahkan sering datang ke kapal Mentawai Fast saat saya kerja. Saya suruh jangan datang lagi karena tidak baik dilihat orang," jelas Bayu.
Bayu baru tahu MD bersuami dan punya anak setelah menelusuri latar belakangnya. "Semua terbukti kebohongan, entah apa maksudnya melakukan hal ini kepada saya. Saya punya bukti kuat dari awal sampai tidak komunikasi lagi," tegasnya.
Terkait ajakan hubungan intim dari MD, Bayu menyebut sudah disampaikan ke suami MD. Suami MD memaafkan saat pertemuan dengan keluarga, kepala dusun, dan anggota AL. "Yang jadi persoalan itu dengan si Dayat. Padahal MD tidak pernah mengajak Dayat berhubungan intim. Kenapa Dayat jadi sasaran?" kata Bayu.
Bayu menutup klarifikasi dengan pernyataan suami MD di hadapan kepala dusun dan anggota AL: "Suaminya mengakui istrinya bersalah, tidak bisa mendidik istrinya".
Hingga berita ini diturunkan, kedua pihak berharap publik tidak menelan mentah informasi sepihak. Mereka meminta media memberitakan berimbang sesuai fakta yang sebenarnya.(Robi)
