Medan Media Liputan One
Liputanone.co.id|Tim investigasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) GM FKPPI Sub Rayon Desa Sampai terus bergerak menyusul insiden pencopotan spanduk merek Ormas yang terjadi secara diam-diam pada Sabtu 13 Juni 2026 malam lalu sekitar pukul 01.00 wib lokasi di Gapura Gang Tawon Hingga saat ini, identitas oknum pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut masih menjadi misteri,Senin 15 Juni 2026 Di Rumah Penasehat Jalan PWI .
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber di lapangan, terduga pelaku diketahui berjumlah lebih kurang 4-5 orang ungkap Ketua Sub Rayon GM FKPPI Desa Sampali Henri Situmorang saat di jumpai wartawan di lokasi
Guna membuat terang insiden ini, tim investigasi Sub Rayon GM FKPPI Desa Sampali telah berupaya melakukan konfirmasi ke sejumlah instansi pemerintah terkait, di antaranya Bhabinkamtibmas dan Babinsa hingga sampai saat ini belum ada tanggapan
Kendati belum membuahkan hasil, tim investigasi Sub Rayon GM FKPPI Desa Sampali yang dikomandoi langsung oleh Ketua Henri Situmorang tidak tinggal diam dan sudah membuat laporan kepada Ketua Rayon GM FKPPI (Mhd Nur Marpaung) Langkah ini diambil untuk mengungkap apakah ada instruksi resmi terkait agenda penertiban pada hari kejadian.
Di sisi lain, Sekjen Hotman Turnip didampingi LBH (Randy) menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Kami terus berupaya melakukan koordinasi erat dengan pihak media, lembaga lain, serta Aparat Penegak Hukum (APH). Langkah kolektif ini kami lakukan guna menelusuri sekaligus mempercepat pengungkapan dalang di balik aksi pencopotan spanduk secara sepihak ini,” ujar Hotman.
Ormas GM FKPPI berharap pihak-pihak terkait bisa kooperatif agar dugaan tindakan sewenang-wenang oleh oknum misterius ini dapat segera teridentifikasi demi menjaga kondusifitas di wilayah Desa Sampali Reporter Tono.

