Bupati Rinto Wardana Kukuhkan TRC Mentawai: 34 Personil Siaga 24 Jam, Tim Garda Terdepan Penanganan Bencana

 

Liputanone.Co.Id.-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali memperkuat sistem kebencanaan. Sabtu 20/6/2026, Bupati Rinto secara resmi mengukuhkan Tim Reaksi Cepat TRC BPBD Mentawai di Homestay Mapadegat, Tuapejat, setelah 34 personil gabungan OPD, TNI, Polri, dan Basarnas menyelesaikan Bimbingan Teknis 3 hari.

Pengukuhan ini berdasarkan Surat BPBD Nomor 300.2.3/280/BPBD tentang Kesepakatan Bersama Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana melalui TRC. Ini menjadi langkah strategis Bupati Rinto untuk memperkuat garda terdepan penanganan darurat bencana di daerah kepulauan.

Fungsi Utama TRC: Kaji Cepat, Evakuasi, Koordinasi 24 Jam

Bupati Rinto menegaskan, kehadiran TRC sangat krusial karena BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan gerak cepat terpadu bersama pemerintah dan masyarakat saat bencana.

“TRC ini tugasnya 3 hal utama: Kaji cepat kerusakan dan kebutuhan mendesak, evakuasi dan pertolongan awal korban, serta koordinasi dengan TNI, Polri, relawan agar penanganan efisien. Mereka garda terdepan yang standby 24 jam,” tegas Bupati Rinto Wardana.

Sinergi 14 OPD & Instansi Vertikal, Komitmen Bersama Bupati Rinto

Pengukuhan TRC ini diperkuat dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara BPBD Mentawai dengan 14 OPD dan instansi vertikal. Tujuannya: jadi pedoman kerjasama, meningkatkan efektivitas, efisiensi, koordinasi dan sinergitas penanganan darurat bencana.

14 pihak yang berkomitmen bersama Bupati Rinto: Dandim 0319/Mentawai, Kapolres Mentawai, Basarnas Mentawai, BPBD Mentawai, DPUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Perkim LH Perhubungan, Disdikbud, Satpol PP Damkar, Dinsos P3A, Diskominfo, Dinas Ketapang Pertanian Perikanan, Bagian Kesra, dan PMI Mentawai.

“Kesepakatan ini bukti komitmen bersama di bawah komando Bupati Rinto. Semua OPD dan instansi siap bergerak cepat tanpa sekat saat Mentawai darurat bencana,” jelas Bupati Rinto.

Hak & Kewajiban BPBD: Bupati Rinto Pastikan TRC Aktif & Terlatih

Dalam kesepakatan itu, BPBD Mentawai mendapat mandat dari Bupati Rinto untuk: mengkoordinasikan kegiatan TRC, mengaktifkan dan mengerahkan TRC saat darurat, memfasilitasi rapat koordinasi dan peningkatan kapasitas anggota, serta menyusun laporan pelaksanaan.

“Dengan ini TRC Mentawai resmi aktif. Ke depan kita tingkatkan kapasitas lewat pelatihan fisik bersama Kodam. Target saya TRC sampai ke desa-desa,” pungkas Bupati Rinto Wardana.

Penutup: Mentawai Tangguh di Tangan Bupati Rinto

Pengukuhan TRC oleh Bupati Rinto Wardana adalah bukti nyata visi kepemimpinan yang preventif. Dari 34 personil hari ini, Mentawai bergerak menuju sistem bencana tercepat di Sumbar. 

Di bawah komando Bupati Rinto, Pemkab Mentawai hadir: siaga sebelum bencana, sigap saat bencana. Mentawai Tangguh, Mentawai Selamat,"tutupnya mengakhiri. (ROBI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak